WASPADA KABUT ASAP PEKAT DI WILAYAH KELURAHAN SUNGAIBELIUNG
Pontianak Barat - Masyarakat Kelurahan Sungaibeliung, Kecamatan Pontianak Barat, diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi kabut asap yang dapat terjadi akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kondisi asap yang pekat dapat mengurangi kualitas udara dan mengganggu kenyamanan masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, terutama bagi kelompok yang lebih rentan terhadap paparan asap.
Sebagai langkah pencegahan, masyarakat diimbau untuk mengurangi aktivitas di luar rumah apabila kondisi udara sedang dipenuhi asap. Apabila harus beraktivitas di luar ruangan, masyarakat dianjurkan menggunakan masker yang sesuai untuk membantu mengurangi paparan partikel dan asap yang terhirup.
Masyarakat juga diharapkan menjaga kondisi kesehatan dengan mencukupi kebutuhan air minum, menghindari aktivitas fisik berat di luar ruangan ketika kabut asap pekat, serta menjaga sirkulasi dan kualitas udara di dalam rumah. Pintu dan jendela dapat ditutup sementara apabila kondisi asap di luar rumah cukup pekat, khususnya ketika kualitas udara sedang kurang baik.
Bagi masyarakat yang mengalami keluhan seperti batuk, sesak atau kesulitan bernapas, iritasi pada mata, tenggorokan terasa tidak nyaman, maupun keluhan kesehatan lainnya setelah terpapar asap, agar segera mengurangi paparan dan mendapatkan penanganan pada fasilitas pelayanan kesehatan apabila keluhan berlanjut atau memburuk.
Kelurahan Sungaibeliung mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan kewaspadaan serta menjaga kesehatan selama kondisi kabut asap. Masyarakat juga diimbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan maupun aktivitas lain yang dapat memicu terjadinya kebakaran, serta segera melaporkan apabila menemukan kejadian kebakaran di lingkungan sekitar kepada pihak terkait.
Dengan kewaspadaan dan kepedulian bersama, dampak kabut asap akibat karhutla dapat diminimalkan sehingga masyarakat tetap dapat beraktivitas dengan aman dan menjaga kesehatan selama kondisi udara belum kembali normal.